Lebaran tahun ini tidak beda dengan lebaran sebelumnya. Aku biasa mudik ke kampung halamanku yang ada di kediri dengan teman-teman se-OMDA (Organisasi Mahasiswa Daerah) pada tanggal 4 September 2010. Kami berangkat dari IPB, tepatnya dari ATM centre pukul 09.00 pm dengan menaiki sebuah bis dari suatu armada. Kepulanganku kemarin tidak terlalu membawa banyak barang. Aku cukup membawa beberapa potong pakaian dan beberapa oleh-oleh pesanan Ibu dan Tanteku. Alasanku tidak membawa barang banyak karena liburan lebaran tahun ini begitu singkat. Mungkin bisa dibilang kayak liburnya anak SMA alias satu minggu sebelum lebaran dan satu minggu setelah lebaran.

Bis mulai berjalan dan tidak lupa didahilui dengan membaca do’a agar perjalanan kami selamat sampai tujuan. Pukul 09.00 pm tepat bis kami berangkat dengan melewati jalur Pantai Utara Jawa (Pantura). Pukul 03.00 am, keesokan harinya, kami berhenti sejenak di sebuah rumah makan di daerah Indramayu untuk melakukan ibadah makan sahur dan sholat subuh berjamaah. Perjalanan jauh tidak menyurutkan keinginanku untuk tidak menjalankan ibadah puasa. Setelah semua kegiatan di tempat tersebut selesai, kami meneruskan perjalanan lagi.

Perjalanan kali ini lumayan padat arus kendaraan di jalan-jalan. Padatnya arus kendaraan ini mungkin dapat dibilang karena adanya bantuan dari pemerintah yang menyediakan kendaraan gratis bagi pemudik. Memang terlihat membantu bagi pemudik tapi di lain pihak membuat jalan bertambah macet saja. Perjalanan pulang kali ini cukup nyaman. Macetnya jalanan tidak terlalu ada sehingga sampainya aku di Kediri tidak terlalu telat. Mungkin dapat dikatakan tidak terlalu telat seperti mudik tahun kemarin. aku sampai di rumahku yang ada di Kediri pukul 07.00 pm. Perjalanan yang panjang tapi hasilnya sepadan dengan yang kita dapatkan, yaitu bertemu keluarga dan saudara di Kediri lagi.

Di Kediri, kegiatan sebelum lebaran yang aku lakukan adalah kegiatan buka puasa bersama dengan teman-teman SMAku dulu. Sudah hampir 2-3 tahun kami tidak bertemu dan banyak juga yang ganti penampilan dan menyebabkan aku lupa-lupa ingat dengan mereka. Senang juga ketemu dengan teman-teman se-SMA dulu. Dalam kesempatan seperti itu aku gunakan untuk saling berbagi cerita kepada teman-temanku.

Lebaran tahun ini jatuh pada tanggal 11 September 2010. Seperti tahun-tahun sebelumnya, aku melakukan sholai Ied bareng keluarga dan kemudian dilanjutkan dengan halal bi halal dengan Ayah dan Ibu terlebih dahulu. Seperti biasanya, saat hari pertama lebaran, aku dan keluarga pergi ke saudara-saudaraku yang ada di Mojokerto. Walaupun bertatap muka dengan mereka setahun sekali, tidak ada salahnya untuk bermaaf-maafan. Sehari penuh aku berada di sana. Sebelum aku pulang, aku ternyata masih saja dikasih uang saku.Wah…….Rejeki memang gak kemana. Dengan senyum mengembang di bibir, aku pulang ke Kediri lagi.

Keesokan harinya, aku baru mengunjungi saudara-saudara yang ada di kediri. Sama seperti yang lainnya, aku juga bermaaf-maafan kepada mereka. Tidak lupa juga aku mengunjungi makam keluarga yang sudah meninggal dan mendo’akannya. Aku menghabiskan waktu liburan ini dengan tinggal di rumah nenekku yang juga tinggal di Kediri juga. Selain kegiatan halal bi halal dengan keluarga, aku juga berhalal bi halal dengan teman-teman OMDA di rumah adik tingkatku. Dengan bermaaf-maafan semua dosa dan kesalahan dapat terhapuskan.Amin…….

Usai sudah waktu liburan di Kediri dan waktunya harus kembali ke Bogor lagi untuk memenuhi kewajiban layaknya mahasiswa pada umumnya, yaitu belajar. Semoga liburan yang singkat ini bisa bermanfaat untuk mengobati kangenku kepada saudara-saudaraku di Kediri. Kepada kalian semua, di sini, Bogor, aku selalu merindukan saat-saat kita berkumpul dan bercanda tawa lagi bersama.